Senin, 30 November 2015

MENGHITUNG PANEN PADI DALAM POT


BERAPA PANEN PADI DALAM POT
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )
Bila tanaman padi yang telah matang di sawah ingin kita ketahui perkiraan hasilnya maka kita bisa digunakan berbagai cara. Bisa menggunakan Menghitung 4 faktor penting dan menggunakan model ubinan.
Kita ambil beberapa contoh,
Dengan jarak tanam 25 cm x 25 cm maka akan didapat jumlah 160.000 rumpun. Bila dalam ubinan kita dapatkan hasil 8 ton/ha GKP maka tiap tanaman akan menghasilkan sekitar :
= 8 ton/ha
= 8.000 kg/160.000 tanaman
= 8.000.000 gram/160.000 tanaman
= 50 gram
 
Dengan jarak tanam 25 cm x 30 cm maka akan didapat jumlah 133.330 rumpun. Bila dalam ubinan kita dapatkan hasil 8 ton/ha GKP maka tiap tanaman akan menghasilkan sekitar :
= 8 ton/ha
= 8.000 kg/133.330 tanaman
= 8.000.000 gram/133.330 tanaman
= 60 gram
 
Dengan jarak tanam 30 cm x 30 cm maka akan didapat jumlah 111.110 rumpun. Bila dalam ubinan kita dapatkan hasil 8 ton/ha GKP maka tiap tanaman akan menghasilkan sekitar :
= 8 ton/ha
= 8.000 kg/111.110 tanaman
= 8.000.000 gram/111.110 tanaman
= 72 gram

MOL adalah pupuk alami


TANAMAN KERSEN

KERSEN:TANAMAN BUAH JALANAN DENGAN SEJUTA MANFAAT Oleh :Efendy Manan Pohon Kersen/talok/keres (jawa) atau dengan nama latin Muntingia Calabura L merupakan tanaman buah yang sudah tidak asing lagi bagi kita baik di perkotaan maupun pedesaan. Tanaman ini aslinya bukan tanaman endemik … Continue reading
Posted in MOL, PGPR | 10 Comments

MANFAAT BUAH MAJA

Kisaha Petani dan Buah Maja Ada kisah menarik mengenai buah maja ini (berenuk). Sudah banyak petani yang saya temui punya kisah dengan buah ini. Ada sekitar 50 petani lebih yang telah saya tanya langsung dengan pertanyaan ini: ” apakah bapak … Continue reading
Posted in MOL, PUPUK ORGANIK | 17 Comments

MEMBUAT PUPUK ORGANIK

Ragam Pupuk Organik Membuat  pupuk organik terutama pupuk organik cair, sekarang ini banyak caranya. Banyak juga pilihan yang bisa kita pergunakan. Dengan demikian, tidak ada alasan lagi bagi kita untuk mengatakan bahwa pupuk organik cair itu identik ini: susah dan … Continue reading
Posted in MOL, PUPUK ORGANIK | 16 Comments

TANAMAN KERSEN


KERSEN:TANAMAN BUAH JALANAN DENGAN SEJUTA MANFAAT
Oleh :Efendy Manan
Pohon Kersen/talok/keres (jawa) atau dengan nama latin Muntingia Calabura L merupakan tanaman buah yang sudah tidak asing lagi bagi kita baik di perkotaan maupun pedesaan.
Tanaman ini aslinya bukan tanaman endemik di Indonesia melainkan dari Amerika Tropis seperti Bolivia,panama,Meksiko hingga kepulauan Karibia yang kemudian dibawa masuk ke Filipina abad ke 19 dan kemudian menyebar ke seluruh asia tenggara (Wikipedia).
Tajuknya yang rindang dan sifatnya yang mudah tumbuh dimana saja membuat tanaman ini dijadikan alternatif tanaman penghijauan.Tidak heran dimana-mana dari abang becak hingga anak sekolahan sering berlama-lama duduk dibawahnya menghindari teriknya panas matahari atau sekedar berteduh menghindari rintik hujan.
Apalagi jika si kersen berbuah lebat pasti banyak anak kecil membawa galah berebut buah yang ranum dan manis. Tapi sebaliknya di Bali tanaman ini agak dihindari karena dipercaya sebagai pohon favorit kuntilanak tinggal.
Sebenarnya dibalik nama kersen yang dipandang sebagai buah yang “tidak berguna”, tidak ada nilai jual dan dicap sebagai tempat kuntilanak tinggal;Kersen memiliki seabrek manfaat baik dari daun,buah dan akarnya.
Buahnya selain enak dimakan juga bisa dimanfaatkan sebagai buah herbal bagi penderita asam urat dan kaku-kaku sendi, sedangkan daunnya jika direbus, airnya mujarab untuk menurunkan gula darah penderita diabetes atau kencing manis.
Secara ilmiah buah kersen memiliki kandungan gizi lengkap. Kandungan buah kersen antara lain setiap 100 gram kersen mengandung air (77,8 gram), protein (0,384 gram), lemak (1,56 gram), karbohidrat (17,9 gram), serat (4,6 gram), abu (1,14 gram), kalsium (124,6 miligram), fosfor (84 miligram), besi (1,18 miligram), karoten (0,019 gram), tianin (0,065 gram), ribofalin (0,037gram), niacin (0,554 gram), dan vitamin C (80,5 miligram). Adapun nilai energi yang dihasilkan 380 KJ/100 gram (https://www.facebook.com/notes/vat-budhiardjo-t/khasiat-daun-dan-buah-talokkersemkersen-muntingia-calabura-l/10152759969491554).

Potensi kulit jengkol sebagai insektisida/pestisida

Buah jengkol dan kulitnya sama-sama bermanfaat
Jengkol (Pithecellobium jiringa) atau buah jengkol, siapa sih yang tidak tahu???  Selain enak untuk lalapan, juga enak dibuat sayur, apalagi semur jengkol.  Hm..hm...itu ku suka...hehe.  Tapi awas kalau kebanyakan, ekskresimu bau jengkol...wah...wah...  Pemanfaatan buah jengkol sudah lazim untuk makanan, kripik atau sayuran.  Sedangkan kulitnya bisa juga lho dimanfaatkan untuk pestisida organik yang caranya silakan mencoba tips-gratis-membuat-pestisida-organik-sendiri.

MEMBUAT BAKTERI CAIR


MOL TAPE TEMPE
Penulis : Nurman Ihsan, SP ( THL TBPP DEPTAN di BANTEN )

Belum lama ini, ada komentar di blog ini yang membuat saya tertarik. Ini mengenai MOL. Saya sangat tertarik, bagaimana membuat MOL ala Pak Parwito. Cuma dalam bahasa Pak Parwito, MOL ini bisa disebut Bakteri Cair.
Mengapa saya tertarik ?
Pertama, cara pembuatannya mudah. Sebab memakai bahan-bahan yang mudah kita dapatkan atau mudah ditemukan diberbagai tempat.
Kedua, proses pembuatannya cepat. Sebab, dalam 3-4 hari proses pembuatan bakteri cair ini bisa digunakan/diaplikasikan ke tanaman.
Ketiga, mamakai bahan-bahan yang sudah “jadi”. Bahan-bahan yang saya sebut sudah jadi antara lain : tempe, tape dan yakult/yoghurt.
Keempat, memiliki multi fungsi
Kelima, dst dst
Berikut ini adalah bahan, alat dan cara pembuatan “Bakteri Cair” yang dibuat oleh Pak Parwito.
Bakteri Cair merupakan salah satu alternatif untuk mengolah limbah cair rumah tangga secara biologis yang ramah lingkungan.
Teknologi ini lahir karena keprihatinan atas bahan yang digunakan untuk mengolah limbah masih sulit terjangkau oleh masyarakat menengah ke bawah. Sementara, bakteri cair ini menerapkan 3 M, yaitu :

Tips gratis membuat insektisida organik (resep 2)


Daun tembakau yang sangat beracun, terbukti berpotensi sebagai pestisida nabati

 
tanaman sirsak, buah dan daun banyak faedahnya

Kalau pada artikel saya yang lalu mengenai tips gratis membuat pestisida organik sendiri saya menggunakan bahan-bahan seperti kulit jengkol, daun pepaya dll.  Maka pada tips kali ini saya menggunakan bahan-bahan organik yang berlainan.  Sebenarnya banyak sekali tanaman yang sangat berpotensi dalam mencegah, mengatasi bahkan membunuh hama tanaman.  Zat kimia aktif yang terkandung dalam masing-masing tanaman tersebut antara lain dapat menyebabkan keracunan pada serangga, anti makan, gangguan pencernaan, anti fertilitas, kejang, gangguan syaraf hingga kerusakan sistem pertahanan tubuh dsb.

Tips gratis membuat EM4 (2)

Beberapa hari yang lalu saya mendapat kiriman Email dari sahabat yang berisi tentang cara lain membuat EM4 atau effective microorganism, yaitu kumpulan mikroorganisme positif yang berperan dalam membantu proses dekomposisi bahan organik maupun meningkatkan kesuburan tanah sekaligus menambah daya tahan tanaman terhadap penyakit.  Cara ini saya rasa bisa menjadi alternatif lain dalam  MEMBUAT EM4. Cara yang lain sudah pernah saya tulis, silakan dilihat DISINI.

Memang, jika menggunakan cara yang pernah saya tulis dahulu, menurut petani kelompok kami, baunya cukup menyengat (karena menggunakan rumen sapi?).  Sedangkan menurut cara dibawah ini, mungkin tidak menimbulkan bau yang kurang sedap karena menggunakan bahan-bahan nabati.  Baiklah, caranya akan saya kutip semuanya untuk anda, semoga bermanfaat.

Bahan-bahan :

- Sampah sayur, terutama kacang-kacangan
- Kulit buah-buahan (papaya, pisang, rambutan, mangga, dsb.)
- Bekatul, secukupnya
- Gula merah, sedikit saja
- Air beras, secukupnya

Cara membuat:

Minggu, 29 November 2015

Tips gratis membuat mikroba/bakteri sendiri

Seperti janji saya yang lalu bahwa saya akan memposting cara membuat atau membiakkan mikroorganisme/bakteri untuk digunakan sebagai starter kompos/pupuk cair, maka artikel kali ini akan menampilkan cara yang telah saya praktekkan.  Pada hari Kamis, 24 Maret 2011, saya dan 81 anak-anak di desa saya belajar membuat bakteri sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar kita.  Tujuannya tak lain adalah memanfaatkan potensi yang diberikan alam, ramah lingkungan, sehat sekaligus hemat.  Ya iyalah, masak pupuk, obat dll apa-apa harus beli semua. Buat kami petani gurem ini lebih baik mencoba menggunakan sumberdaya yang ada di sekitar kami, insya ALLAH ada manfaatnya.
continue reading...

Bahan-bahan dan alat yang diperlukan :

1.  botol plastik/jerigen/gallon dan tutupnya
2. air bersih/air sumur 1 liter
3. air perasan tebu/gula merah 100 gram
4. tape 1-2 gram
5. tempe 1-2 gram
6. yakult/yoghurt 1/2 sendok teh
7. terasi 1-2 gram

Cara pembuatan :

PUPUK ALAMI


Produktivitas tanaman sangat erat hubungannya dengan kemampuan tanaman dalam menyerap unsur hara dan air secara efisien dari tanah. Kegiatan akar tanaman ditentukan oleh suatu kumpulan biologi terpadu, dengan mengetahui pengetahuan ini dapat meningkatkan masing-2 proses biologi secara nyata. Pemanfaatan mikroba menawarkan teknik-teknik yang memungkinkan untuk meningkatkan serapan unsur hara, mempercepat pelapukan limbah organik padat, mengendalikan patogen tanah, memantapkan agregat tanah, dan secara keseluruhan meningkatkan kesuburan tanah. Informasi ini belum begitu banyak diketahui oleh petani kita secara mendalam. Pemanfaatan mikroba menguntungkan adalah Pupuk masa depan yang ramah lingkungan dan bersahabat, sebenarnya teknologi ini sudah lama diterapkan oleh leluhur kita dalam berbudidaya. Beberapa mikroba yang sering digunakan dalam budidaya organik :
Azotobacter sp.
Bertugas / berfungsi untuk melindungi atau menyelimuti hormon tumbuh yang terdapat dalam dan juga berfungsi sebagai mikroba penambat N (nitrogen) dari udara bebas.
Azospirillium sp.
Berfungsi sebagai penambat N (nitrogen) dari udara bebas untuk diserap oleh tanaman, serta menghasilkan hormon tumbuh IAA (Indole Acetid Acid).
Pseudomonas sp.
Menghasilkan enzim pengurai yang disebut lignin dan berfungsi juga untuk memecah ikatan zat-zat kimia yang tidak dapat terurai oleh mikroba lainnya serta melarutkan fosfat yang terikat dalam mineral liat tanah menjadi senyawa yang mudah diserap oleh tanaman. Selain itu dapat membantu proses dekomposisi, serta dapat mengurai residu pestisida yang jatuh didalam tanah.
Lactobacillius sp.
Berfungsi untuk membantu proses fermentasi bahan organik menjadi senyawa-senyawa asam laktat yang dapat diserap tanaman.

Presentasi berjudul: "MEMANFAATKAN MIKROBA UNTUK PEMBUATAN PUPUK CAIR ORGANIK YANG MURAH MELALUI PROSES PEMBUATAN EM-4."

 — Transcript presentasi:

Alamat Mitra Program HCS (Agen/Stokis) Di Daerah Anda

Mitra HCS adalah mereka yang sudah mendaftar di PT Hidup Cerah Sejahtera (HCS) dengan cara membeli paket pendaftaran yang ada. Mitra HCS memiliki ID kemitraan dan tercatat di database pusat. Mitra HCS juga memiliki kartu anggota (ID Card) PIN khusus.
Berikut beberapa di antara alamat mitra HCS terdaftar di ProgramHCS.com yang bisa Anda hubungi (cari yang terdekat dengan daerah Anda jika ingin kopdar):
mitra hcs
mitra hcs sukses

Mitra HCS – Cara Mencari Alamat Mitra HCS

Cara cepat menemukan alamat mitra HCS berdasarkan kota: tekan CRTL + F, lalu ketikkan nama kota, lalu ENTER.

Berikut adalah sebagian Nama & Alamat Mitra HCS

Jumat, 27 November 2015

Manfaat Bonggol & Gedebog Pisang Untuk Pertanian


Advertisement
Bonggol dan gedebog pisang kaya akan kandungan nitrogen , sehingga limbah yang satu ini patut mendapatkan perhatian oleh petani untuk di manfaatkan sebagai bahan pupuk cair hayati. Ketersediaan bonggol pisang sangat melimpah , ini karena petani pisang pada umumnya hanya membiarkan bonggol-bonggol dan batang pisang tersebut hingga membusuk begitu saja , setelah memanen buahnya.

Batang Pisang / Gedebog & Bonggol Pisang - kredit gambar mashur59

Bagi petani di Indonesia sejak mengenal dan menggunakan pupuk kimia pada umumnya demi mengejar swasembada pangan , tetapi efek buruk yang diperoleh dari menggunakan pupuk anorganik sangatlah komplek. Dari semakin rusaknya tanah pertanian hingga bermunculan berbagai macam hama pengganggu tanaman sebab akibat dari aplikasi pupuk non Organik.

Manfaat Cocopeat / Sabut Kelapa Untuk Pertanian

Advertisement
Organikilo.co - Sabut kelapa atau dikenali juga dengan istilah cocopeat merupakan limbah perkebunan yang berlimpah di daerah penghasil kelapa, tanaman yang masih keluarga aren-arenan atau Arecaceae ini, seluruh bagiannya mempunyai manfaat yang besar bagi manusia. Jika air kelapa mempunyai manfaat penting sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair, begitu juga dengan sabut yang membungkus buah kelapa dapat diolah menjadi pupuk organik padat atau bokashi.


Limbah perkebunan kelapa
Serabut Kelapa - img credit unguvioolet.wordpress.com

Dalam dunia pertanian yang berbasis organik, memanfaatkan sabut kelapa sebagai pupuk padat memiliki peran penting bagi kesuburan tanah pertanian. pada pupuk organik padat, cocopeat / sabut kelapa berfungsi sebagai bio pori bagi tanah, dengan adanya rongga-ronga pada tanah dapat memperbaiki sirkulasi udara membawa oksigen yang sangat dibutuhkan tanaman.

Selain memperbaiki aerasi pada tanah pertanian, manfaat lain dari sabut kelapa adalah memiliki kemampuan menyimpan air 6 kali lipat dari volumenya. Dengan kata lain, jika berat sabut kelapa 1 kg maka daya simpan air bisa mencapai 60 kg air, tentunya menggunakan sabut kelapa sebagai bahan dasar pupuk organik merupakan solusi tepat untuk daerah yang minim curah hujan.

Manfaat Cocopeat / Sabut Kelapa Untuk Pertanian


Advertisement
Organikilo.co - Sabut kelapa atau dikenali juga dengan istilah cocopeat merupakan limbah perkebunan yang berlimpah di daerah penghasil kelapa, tanaman yang masih keluarga aren-arenan atau Arecaceae ini, seluruh bagiannya mempunyai manfaat yang besar bagi manusia. Jika air kelapa mempunyai manfaat penting sebagai bahan dasar pembuatan pupuk organik cair, begitu juga dengan sabut yang membungkus buah kelapa dapat diolah menjadi pupuk organik padat atau bokashi.


Limbah perkebunan kelapa
Serabut Kelapa - img credit unguvioolet.wordpress.com

Dalam dunia pertanian yang berbasis organik, memanfaatkan sabut kelapa sebagai pupuk padat memiliki peran penting bagi kesuburan tanah pertanian. pada pupuk organik padat, cocopeat / sabut kelapa berfungsi sebagai bio pori bagi tanah, dengan adanya rongga-ronga pada tanah dapat memperbaiki sirkulasi udara membawa oksigen yang sangat dibutuhkan tanaman.

Selain memperbaiki aerasi pada tanah pertanian, manfaat lain dari sabut kelapa adalah memiliki kemampuan menyimpan air 6 kali lipat dari volumenya. Dengan kata lain, jika berat sabut kelapa 1 kg maka daya simpan air bisa mencapai 60 kg air, tentunya menggunakan sabut kelapa sebagai bahan dasar pupuk organik merupakan solusi tepat untuk daerah yang minim curah hujan.

MEMBUAT PROBIOTIK DARI ISI RUMEN (1)

Rumen adalah salah satu bagian lambung ternak ruminansia (memamah biak) seperti sapi, kerbau, kambing dan domba.
Rumen berisi bahan pakan yang dimakan oleh ternak yang berupa rumput/hijauan lainnya, dan pakan penguat (konsentrat). Di dalam rumen tersebut terjadi proses fermentasi oleh mikroorganisme (bakteri, protozoa, yeast, fungi).


BAHAN:- ISI RUMEN : 5 kg
- TETES : 1 kg
- KATUL : 2 kg
- AIR : 7 – 10 liter

ALAT :WADAH DG TUTUP PLASTIK, KAYU PENGADUK, SARINGAN, TIMBANGAN

CARA PEMBUATAN :- KATUL, TETES DAN AIR DICAMPUR
- ISI RUMEN DIMASUKKAN LALU DIADUK HINGGA RATA
- TUTUP RAPAT
- HARI KE 4, 5, 6 AMATI HASILNYA (WARNA, BAU, TEMUAN-TEMUAN LAIN)
- HARI KE 7 DISARING, BISA DIGUNAKAN

KEGUNAAN :- MEMPERCEPAT PENGOMPOSAN
- SEBAGAI PUPUK CAIR
- UNTUK FERMENTASI JERAMI PAKAN TERNAK
- SEBAGAI BIBIT BAKTERI
Tahapan memperoleh isi rumen :
1. Pemotongan


2. Pengulitan


3. Rumen


4. Isi Rumen


sumber

MEMBUAT PROBIOTIK DARI ISI RUMEN (1)

Rumen adalah salah satu bagian lambung ternak ruminansia (memamah biak) seperti sapi, kerbau, kambing dan domba.
Rumen berisi bahan pakan yang dimakan oleh ternak yang berupa rumput/hijauan lainnya, dan pakan penguat (konsentrat). Di dalam rumen tersebut terjadi proses fermentasi oleh mikroorganisme (bakteri, protozoa, yeast, fungi).


BAHAN:- ISI RUMEN : 5 kg
- TETES : 1 kg
- KATUL : 2 kg
- AIR : 7 – 10 liter

ALAT :WADAH DG TUTUP PLASTIK, KAYU PENGADUK, SARINGAN, TIMBANGAN

CARA PEMBUATAN :- KATUL, TETES DAN AIR DICAMPUR
- ISI RUMEN DIMASUKKAN LALU DIADUK HINGGA RATA
- TUTUP RAPAT
- HARI KE 4, 5, 6 AMATI HASILNYA (WARNA, BAU, TEMUAN-TEMUAN LAIN)
- HARI KE 7 DISARING, BISA DIGUNAKAN

Cara Membuat Starter Isi Rumen

Oleh : Nadhifa Husna

Apa isi rumen itu ?
 Isi rumen merupakan salah satu limbah rumah potong hewan yang belum dimanfaatkan secara optimal bahkan ada yang dibuang begitu saja sehingga menimbulkan pencemaran lingkungan (Darsono, 2011). Dijelaskan lebih lanjut bahwa limbah isi rumen sebenarnya sangat potensial bila dimanfaatkan sebagai bahan pakan karena isi rumen disamping merupakan bahan pakan yang belum tercerna juga terdapat organisme rumen yang merupakan sumber vitamin B.

Manfaat Limbah Rumen Untuk Pertanian Organik


Advertisement
Limbah rumen mempunyai segudang manfaat untuk menopang Cara bertani Sistem Organik , sebelum membahas panjang lebar mengenai manfaat isi perut binatang ternak memamah biak bagi pertanian organik. Bolg cara budidaya organik akan sedikit menguraikan tentang fungsi dan letak organ hewan memamah biak ini.
 
Rmen kambing berguna untuk petani
Rumen Kambing - Kredit Gambar commons.wikimedia.org

Rumen merupakan organ bagian dalam ( bahasa jawa biasa di sebut Jeroan) sistem pencernaan seperti lambung  pada ternak yang berjenis herbifora. Rumen merupakan bagian penting , ruang pra-pencernaan untuk simbiosis mikroorganisme hidup , yang memiliki fungsi membantu pemecahan dan melunakkan dengan cepat pada makanan hewan ternak.

Pengertian Rumen dan Fungsinya

Rumen adalah struktur sistem pencernaan seperti lambung  hewan-hewan tertentu yang ditandai sebagai ruang pra-pencernaan bagi simbiosis mikroorganisme hidup kritis untuk memulai pemecahan makanan khususnya hewan. Biasanya hewan yang memiliki anatomi perut seperti ini disebut ruminansia, dan sebagian besar adalah herbivora yang membutuhkan pasokan makanan karbohidrat dari tanaman yang sulit dicerna. Rumen juga banyak diketahui tentang berbagai organisme yang berada dalam rumen dan peran kimia dalam proses pencernaan, sebagian karena banyak hewan ruminansia, seperti sapi dan domba, adalah ternak komersial yang penting di banyak bagian dunia.
Retikulorumen” adalah istilah yang diberikan kepada organ pertama saluran pencernaan dari hewan pemamah biak. Ini biasanya sangat besar (rumen sapi mungkin lebih dari 25 galon (94,6 liter) dalam kapasitas) dan ruang berdekatan dengan retikulum adalah sekitar sepersepuluh lebih besar. Meskipun lapisan dalam keduanya berbeda, mereka memiliki fungsi tunggal – untuk menyimpan materi tanaman yang dikunyah sementara triliunan bakteri, protozoa bersel tunggal dan mikroba lainnya memecah itu, baik untuk konsumsi sendiri maupun untuk inang.

Bakteri pada rumen.

Isi rumen pada hakekatnya adalah bahan bahan makanan yang terdapat dalam rumen sapi. Kategori limbah ini terjadi ketika ternak tersebut siap di potong di RPH Rumah Pemotngan Hewan. Isi rumen merupakan digesta yang telah sempat terfermentasikan tapi belum sempurna dan belum sempat di manfaatkan oleh ternak induk semang.

Rumen dapat di manfaatkan sebagai sumber pakan ternak dan sumber mikrobia karena mengandung karbohidrat, serat kasar, dan protein kasar. Adanya protein menunjukan adanya mikrobia dalam rumen dan berpotensi untuk memperbaiki kualitas pakan.

Cairan rumen merupakan lingkungan yang baik bagi pertumbuhan mikrobia, di duga 10% bobot cairan rumen terdiri atas protoplasma mikrobia. Mikroba rumen kehidupannya di pengaruhi oleh keadaan sekitarnya. Suhu rumen berkisar antara 39-40 C dengan PH 5,5 – 7 memberikan kehidupan optimal bagi mikroba dalam rumen.

Dalam isi rumen  terdapat 10 kelompok bakteri yaitu
bakteri selulolitik,
bakteri pencerna hemiselulosa,
bakteri amilolitik,
bakteri pencerna gula,
bakteri pemakai asam,
bakteri proteolitik,
 bakteri penghasil ammonia,
 bakteri penghasil metan,
bakteri lipolitik,
 bakteri pensintesisi vitamin.

Isi rumen sapi mengandung :
Protein kasar ; 8,42 %
Isi sel : 29,4 %
Hemiselulosa : 33,5 %
Selulosa : 22,45 %
Lignin : 5,43 %
Silikat : 9, 42 %

Mikroba dalam rumen berpotensi untuk mencerna bahan berkadar selulosa tinggi seperti jerami dan pucuk daun tebu di banding isi rumen kambing, karena total mikrobia selulolitik sapi lebih tinggi di banding total mikrobia selulolitik kambing ( 2,2 x 10 pangkat 4 VS 4,2 x 10 pangkat 3 sel/gram )

Kamis, 26 November 2015

Cara Ternak Bebek Peking Ala HCS


Cara Ternak Bebek peking ini pertama kali saya dengar dari Mitra sekaligus Stockis HCSPilangkenceng Madiun, Bapak Eddy. Sebelum ini, saya belum tahu sama sekali apa itu bebek atau itik peking. Setelah berselancar di dumay (dunia maya) alias internet, barusan saya tahu bahwa bebek/itik ini berasal dari negeri China. Bebek Peking (bahasa Mandarin: 北京烤鸭, pinyin: beijing kaoya) adalah makanan tradisional di Tiongkok yang berasal dari Beijing. Makanan bebek Peking ini juga ditemui di Taiwan, dibawa oleh pemerintahan nasionalis Kuomintang yang kalah perang saudara dan mundur ke Taiwan tahun 1949.
Ternak Bebek Peking
Ternak Bebek Peking
Oleh karena itu tidak heran jika para peternak bebek peking di Indonesia menyiapkan strategi khusus dalambudidaya bebek peking dalam menghadapi perayaan tahun baru Imlek. Sebab ketika itu, mereka akan mengalami ‘panen raya’. Tak jauh beda dengan peternak kambingyang biasa untung besar menjelang hari raya Idul Adha.
Cara Ternak bebek peking meliputi pembibitan, penggemukan, dan tenak yang secara khusus berorientasi pada telurnya. Pembahasan kali ini kami khususkan pada cara budidaya penggemukan itik peking.

Cara Tanam Jahe Pola HCS dalam Polybag / Sak



CARA Tanam Jahe pola HCS sistem Top-up. Program HCS tanam jahe dalam gedhek disebut Tajalamge, sedangkan tanam jahe dalam Sak disebut TAJALAMSA (Tanam Jahe dalam Sak). Semua berpulang pada kreativitas masing-masing mitra HCS. Intinya adalah memanfaatkan pelataran atau buritan yang nganggur. Bahkan ada juga Tajalamko alias tanam jahe dalam batako.
Jika dalam pertanian konvensional, petani membutuhkan areal yang luas untuk sukses dalam menanam jahe, maka Tajalamsa adalah solusi bagi yang tidak memiliki lahan. Sebab mitra HCS terbukti sukses melakukan budidaya jahe dan panen raya berton-ton jahe hanya dengan memanfaatkan lahan kosong di kiri-kanan rumah, teras depan atau belakang dapur. Dan yang paling penting dalam sebuah penemuan adalah bahwa mereka dengan ikhlas berbagi /sharing tentang cara tanam jahe pola HCS baik dalam sak, polybag, maupun gedhek lengkap dengan berbagai cerita suka dukanya.
cara tanam jahe pola hcs
Teknologi terbaru bin mutakhir program tanam jahe ala HCS ini memungkinkan 1 batang tanaman jahe bisa menghasilkan 5 kg rimpang jahe. Lahan sesempit 1,5 x 3 meter persegi bisa panen 1 ton jahe dengan menerapkan pola tanam HCS. Cara tanam jahe pola HCS ini menggunakan sistem Top-Up, di mana pertumbuhan rimpang bertingkat ke atas dan tidak ada masalah dengan lahan yang sempit.

Cara Membuat Pupuk Organik Bokashi Pola HCS dari Kotoran Hewan




Cara Membuat Pupuk Organik Bokashi Pola HCS dari Kotoran Hewan ini sangat bagus diaplikasikan oleh mitra HCS atau konco tani lain yang ingin mengembangkan budidaya atau menanam jahe. Baik itu penanaman jahe dalam sak (Tajalamsa), tanam jahe dalam gedhek (tajalamge), tanam jahe dalam batako (tajalamko), dan media lainnya.
Jika Anda mitra HCS yang terjun di usaha ternak kambing pola HCS, atau sapi, atau ayam (dengan pola HCS), maka Anda sangat beruntung karena kotoran ternak tersebut langsung bisa digunakan untuk bahan pembuatan pupuk organik bokashi dengan tanpa proses fermentasi Phefoc.
Timbul pertanyaan, apakah kotoran ternak yang tidak dimanaje berdasarkan program HCS tidak layak untuk bahan pembuatan bokashi? Jawabnya, BISA dan LAYAK. Tapi harus diberi perlakuan khusus, yakni diFERMENTASI dengan Phefoc (produk HCS). Penggunaan Phefoc ini dimaksudkan untuk mencegah bakteri jahat, fungi dan benih gulma.
“Jika menggunakan kotoran ternak yang sudah makan fermentasi SOC tidak masalah dan aman.
Kotoran ternak yang belum menggunakan pakan fermantasi SOC (produk HCS) sebaiknya di fermentasi dulu dengan menggunakan PHEFOC untuk mencegah bakteri merugikan, benih gulma dan fungi. Jadi untuk membuat bokashi agar aman digunakan sebaiknya fermentasi dengan PHEFOC”, kata Bapak Kosim HCS ketika menjelaskan tentang cara membuat pupuk bokashi.

Senin, 23 November 2015

Jadi Jutawan dari Bisnis Gurami..Mengapa Tidak?



Banyak orang menyangka usaha gurami membutuhkan waktu dan modal banyak. Asal tahu siasatnya, Anda tak perlu menunggu setahun untuk meraup untung. Apalagi pasar telah menanti pasokan anda.
Gurami termasuk jenis ikan yang dikonsumsi tanpa batas. Tak pandang muda atau dewasa, pejabat atau rakyat – semuanya doyan gurami. Rasanya lezat dan gurih – apalagi dibakar membuat ikan konsumsi harian yang mengasyikkan.

Pembesaran Gurami


Dalam kesempatan kali ini saya akan membahas tentang cara cepat membesarkan ikan gurame, dalam tahapan pembesaran,  Pembesaran di kolam air tenang dijalankan di lokasi dimana suplai air terbatas. Kebutuhan pokok debit air diperlukan untuk mengatasi kehilangan air karena perembesan dan penguapan. Pada pembesaran ikan gurame di kolam air tenang, ikan sebesar 25-30 gram per ekor ditumbuhkan hingga mencapai ukuran konsumsi sebesar 500-700 gram per ekor.
Di kolam secara alami tumbuh organisme yang merupakan pakan alami ikan. Pada kepadatan rendah ikan dapat tumbuh dengan mengandalkan pakan ini. Akan tetapi pada pembesaran intensif, kepadatan ikan yang sangat tinggi (5-10 ekor/m²) membuat keberadaan pakan alami tidak cukup sehingga sebagian besar kebutuhan pakan dipasok dari luar. Kehadiran pakan alami dapat mengatur target effisiensi pakan dalam mencapai keuntungan usah yang optimal.
Ikan gurame dapat tumbuh dengan memakan daun-daun tanaman, terutama talas-talasan. Kandungan protein tanaman ini rendah, sehingga pertumbuhannya lambat. Pemberian pelet berkadar protein tinggi (25-30%) dapat mempercepat pertumbuhan, walaupun demikian keberadaan daun-daun tananam masih diperlukan dalam rangka pencegahan penyakit.  Aktifitas metabolisma yang terjadi pada tubuh merubah energi pakan yang dikonsumsi menjadi energi yang pulih kembali, yang menjadikan ikan tumbuh, dan energi yang terbuang ke dalam perairan dalam bentuk kotoran bersama dengan sisa-sisa pakan yang tidak termakan.
Pada jumlah kotoran tertentu, kotoran tersebut akan mengalami penguraian dan menjalani siklus hara/energi yang tidak berdampak besar terhadap perubahan kualitas air.  Akan tetapi manakala kotoran itu berlebihan maka kehadiran kotoran tersebut akan berdampak pada peningkatan unsur N dan P sebagai hasil perombakan, yang diikuti dengan peningkatan populasi fitoplankton. Keadaan ini menyebabkan kandungan oksigen pada malam hari menjadi rendah. Selanjutnya kotoran yang tidak segera mengurai akan bertumpuk di dasar perairan, menimbulkan suasana dasar perairan yang bersifat an aerob serta menghasilkan gas-gas berbahaya, seperti amoniak dan methan.

TEKNIK PEMBENIHAN IKAN GURAMI

Pembenihan Gurami


PENDAHULUAN
Ikan gurami merupakan ikan asli Asia Tenggara yang penyebarannya meliputi beberapa wilayah Indonesia seperti Pulau Jawa, Sumatra & Kalimantan. Pada habitat awalnya ikan ini merupakan asli sungai ataupun rawa, ikan gurami merupakan herbivora atau pemakan daun-daunan, dan termasuk ikan yang mempunyai alat pernapasan tambahan berupa labirint.
Ikan gurami terkenal dengan pertumbuhan yang lambat sehingga hal ini memberikan peluang bagi para pembudidaya untuk lebih mengembangkan cara budidaya yang baik, praktis dan efisien untuk mempercepat laju pertumbuhan ikan gurami. Kegiatan pemeliharaan ikan gurami terbagi atas segmentasi pemeliharaan yang panjang, mulai dari proses pemijahan yang menghasilkan telur hingga proses pendederan mencapai beberapa tahapan pendederan.

MORFOLOGI INDUK BETINA DAN INDUK JANTAN

URAIAN                              BETINA                                           JANTAN

Dahi                                 Tidak ada Penonjolan                        Ada Penonjolan

Dasar Sirip                       Gelap/Kehitaman                               Terang
Dada

Tutup Insang                     Putih Kecoklatan                               Kekuningan

Sirip Ekor                         Ujung sirip ekor                                 Ujung sirip tampak rata,
                                         tampak melengkung &                       bila ditidurkan bergerak-gerak
                                         tidak bergerak                                   ke atas

Jenis-jenis Gurami


Jenis ikan gurami yang dibudidayakan sebagai ikan konsumsi adalah:

  • Ikan gurami angsa, memiliki panjang tubuh sampai dengan 65 cm dan berat tubuh bisa mencapai 6 – 12 kg per ekor. Warna tubuh abu – abu dengan sisik relatif lebar. Di daerah sunda biasa dikenal sebagai gurami soang atau gurami galunggung.
  • Gurami Jepang atau nama lainnya adalah gurami jepun, panjang tubuh lebih pendek dibandingkan gurami angsa. Memiliki warna tubuh abu – abu kemerahan terutama ada ujung sirip – siripnya. Memiliki bentuk sisik kecil dan berat mencapai 3.5 kg dan panjang maksimal 45 cm.

Analisis Bisnis Gurami

Prolog.
Usaha ikan gurami adalah usaha yang menjanjikan. Pasar masih terbuka lebar. Restoran, supermarket, rumah makan, warung kaki lima bahkan usaha catering selalu membutuhkan Gurami sebagai menunya. Dengan harga jual dari petani sekarang yang mencapai Rp 20.000,- maka bisa disimpulkan bahwa budidaya gurami adalah budidaya emas hidup. Bagaimana tidak anda bisa bisnis gurami mulai dari jual telor gurami(persarang sudah mencapai Rp 90.000,- dengan banyak 7000 telur), pembibitan, pembesaran bahkan pemasarannya. Tulungagung sebagai sentra gurami saat ini mengalami kualahan memenuhi stok nasional akan kebutuhan gurami.
Contoh kasus :perputaran gurami konsomsi di jogja perharinya mencapai 4 ton . itu artinya uang buat beli gurami mencapai Rp 20.000 X 4000kg = Rp 80.000.000,- angka fantastis bukan. Belom dijakarta dan kota kota besar lainnya.

Contoh Analisa biaya pembesaran gurami

Modal :
1.Kolam : ukuran 7 X 10 x 1 = 70 Meter persegi
2.Bibit gurami : 1400 ekor dengan harga Rp 2000/ekor ukuran gurami rokokan.
3.Pelet : 21 sak dengan harga Rp 200.000/sak. Per 200 ekornya butuh
3 sak sampai dengan masa panen ( 8-9 bulan). Berarti kalo 1400 ekor membutuhkan minimal 21 sak.
4. Obat dan prebiotik guna menambah nafsu makan gurami Rp 300.000,-
Catatan : -tebar maksimum penebaran gurami untuk pembesaran adalah 20 ekor
per 1 meter persegi.

Managemen Memeliharaan Ikan Pola HCS


Tahap pemeliharaan ikan yang perlu diperhatikan

1. Penyiapan Lahan

persiapan-kolam-ikanPenyiapan Lahan untuk memelihara 5000 ekor, kolam yang di butuhkan adalah berukuran 4 x 6 m, ukuran ini termasuk kapasitas yang paling ideal karena ikan mempunyai ruang gerak yang cukup melakukan kelangsungan hidupnya dan cukup untuk menampung bahan pakan organik yang telah diproses menjadi pakan berbentuk plankton.

2. Penyiapan Pakan

Sesudah persiapan kolam selesai tahap berikutnya adalah penyiapan membuat pakan, ada beberapa tahapan membuat pakan ikan mulai dari awal sampai panen:

BAGAIMANA CARANYA MEMULAI USAHA TERNAK ? (2)


 
 
 
 
 
 
8 Votes

Kembali menyambung tulisan pertama tentang Bagaimana Caranya Memulai Usaha Ternak ? (1) ……..poin berikutnya :
4. Jenis dan Ketersediaan Pakan
pakanPakan merupakan makanan yang diberikan pada hewan ternak. Pakan ini sangat penting karena merupakan sumber energi dan materi bagi pertumbuhan dan kehidupan hewan ternak serta perkembangbiakkan mereka. Makanan ternak disebut pakan apabila mengandung karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin yang seimbang sesuai dengan kebutuhan hewan.
Pemenuhan pakan berkualitas yang mengandung zat-zat yang dibutuhkan tersebut di atas, sering dianggap sepele. Maksudnya gimana ya ?…..Maksudnya begini, kita bisa lihat para peternak, misalnya peternak kambing, setiap hari lebih dominan atau bahkan selalu memberi makan rumput saja kambing-kambing mereka. Padahal, hewan ternak pun kurang lebih sama lah dengan kita-kita yang perlu makanan dengan komposisi zat yang seimbang. Tingkat kualitas pakan yang kita berikan akan sangat-sangat berpengaruh terhadap kecepatan pertumbuhan dan kesehatan hewan ternak. Jadi mulailah berpikir dan mempertimbangkan hal ini pada saat akan mulai beternak, apapun jenis hewan yang anda ternak, secara umum aturan komposisi zat inti tadi harus terpenuhi.

CARA MEMBUAT PAKAN KAMBING ATAU DOMBA DARI POHON PISANG


 
 
 
 
 
 
89 Votes

Pakan merupakan salah satu faktor yang turut menentukan keberhasilan dalam beternak. Syarat pakan yang diberikan harus berkualitas, mengandung zat atau materi yang dibutuhkan dengan komposisi yang seimbang.  Bila syarat tersebut telah terpenuhi, pakan tersebut bisa disebut pakan berkualitas.  Hal ini secara umum berlaku untuk semua hewan ternak, termasuk kambing dan domba.
Di Indonesia,  pakan yang umum diberikan oleh para peternak kambing dan domba adalah rumput. Rumput sepertinya sudah menjadi primadona sejak lama untuk jadi pakan kambing atau domba dan menjadi menu wajib.  Sekarang saatnya kita memperbaharui jenis pakan primadona tersebut dengan pakan berkualitas agar tumbuh dan kembang ternak kita menjadi optimal.  Sebagai referensi coba kita lihat kualitas dari beberapa jenis pakan yang sering para peternak pakai.  Kandungan nutrisi yang terdapat dalam rumput dan tumbuhan lain tersebut  dapat kita lihat dalam Tabel Kandungan Nutrisi Hijauan Legimunosa
Pada tulisan ini kita akan membuat pakan untuk kambing dan domba dengan kualitas nutrisi seimbang sesuai kebutuhan yang optimal.  Coba anda lihat lagi tabel tadi, di sana terdapat berapa kebutuhan kambing atau domba terhadap nutrisi berupa karbohidrat, protein, vitamin maupun serat kasarnya. Pakan yang akan kita buat  prinsipnya adalah proses fermentasi. Dengan melalui fermentasi, pakan akan mudah dicerna dan penyerapan nutrisi akan lebih baik.

Berikut adalah cara yang sudah saya lakukan minggu kemarin (19 Januari 2014). Untuk kali ini kita akan membuat pakan dengan bahan baku pohon pisang, disebut juga gedebog pisang atau gebog. Melengkapi kebutuhan lainnya terhadap protein dan serat kasar, kita tambahkan ampas tahu dan dedak.  Bahan-bahan tersebut adalah bahan yang mudah ditemui dan didapatkan. Untuk daerah yang kesulitan bahan-bahan tersebut dapat diganti dengan bahan sejenis, kita tinggal melihat saja pada tabel tadi jenis dan jumlahnya. Untuk proses fermentasi kita akan lakukan mengikuti pola HCS yang telah sukses diterapkan oleh rekan-rekan peternak kita misalnya di Jawa Tengah. Jenis fermentasi yang saya lakukan ini disebut fermentasi basah, artinya bahan bakunya tidak kering alias masih mengandung banyak air. Banyak pula yang menyebut pakan fermentasi ini dengan sebutan silase, atau ada yang ‘sedikit salah’ menyebut ‘esalase‘…maksudnya mungkin sama, yang penting jangan menyebut ‘etalase’ saja….hehe
Baiklah, tanpa panjang lebar lagi  kita lakukan pembuatan pakan ternak ala HCS ini.  Untuk yang pertama, seperti biasa kita lakukan persiapan-persiapan. Apa saja yang harus dipersiapkan ? Ini dia…….

Managemen Dasar Penggemukan Ternak Kambing atau Domba agar Menguntungkan


 
 
 
 
 
 
31 Votes

Kambing sehatJudul  ‘Managemen Dasar Ternak Kambing atau Domba‘ kelihatannya seperti asing dan terkesan jelimet dengan hadirnya kata ‘managemen‘.  Penggunaan kata ‘managemen’ sebenarnya sih pertama, agar sedikit terlihat agak keren lah. Kedua, kata managemen lebih menggambarkan keseluruhan rangkaian kegiatan dalam memelihara kambing atau domba. Maksudnya gimana nih ?
Managemen secara singkat  dapat diartikan sebagai rangkaian kegiatan yang dilakukan, dimana didalamnya terdapat kegiatan penentuan target, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan atau pemeliharaan, evaluasi kegiatan, dan tindakan yang diperlukan agar tujuan dari keseluruhan kegiatan tercapai. Terus hubungannya dengan kambing atau domba bagaimana ? Yaa…anda tinggal gabungkan saja maksudnya gimana, enteng kan ? Jadi singkatnya, meskipun kita ‘hanya’ memelihara kambing atau domba, kita tetap harus alias musti memiliki perencanaan dan pelaksanaan pemeliharaan yang terkendali agar tujuan kita memelihara ternak tercapai. Just it’s…

Cara Praktis Budidaya Tanaman Cabe dengan Pola HCS


 
 
 
 
 
 
45 Votes

cabe merah. organichcs.comCabe , siapa yang tidak kenal dengan tanaman yang satu ini. Kadang ada pula yang menyebut tanaman ini cabai.  Cabe, khususnya di Indonesia telah menjadi salah satu komoditi yang sangat diperhitungkan. Rasa pedasnya yang khas telah menjadikan cabe menjadi salah satu pelengkap bumbu favorit untuk meningkatkan selera makan di hampir seluruh nusantara.
Harga komoditas ini sangat fluktuatif, antara harga pada musim tanam dan bukan musim tanam akan sangat berbeda jauh.  Hal ini juga berpengaruh besar pada tingkat inflasi. Pada saat musim tanam, suplai ke pasaran berlimpah dan surplus sehingga harga anjlok.  Sebaliknya di luar musim tanam, suplai sangat kurang sehingga harga naik sangat drastis.

Bagi anda yang memiliki pekarangan rumah yang masih kosong atau memiliki lahan tidak produktif, budidaya tanaman cabe dapat menjadi peluang yang menjanjikan, apalagi budidaya pada saat bukan musim tanam.  Misalnya anda bisa budidaya dengan media dalam polybag di samping rumah atau membuat semacam ‘green house’ di lahan tidak produktif anda.  Hasilnya nanti terserah anda, apakah buat konsumsi sendiri atau  untuk dijual, lumayan lah apalagi pada saat harga di pasaran tinggi.
Berikut saya akan bagi-bagi tulisan mengenai teknik budidaya tanaman cabe, seperti biasa, yang praktis saja lah.  Bahan saya peroleh  dari pengalaman sendiri dan campuran dari pengalaman petani dan dari beberapa literatur yang menunjang terutama dari segi teori.